Langsung ke konten utama
Apa kabar dengan hujan?
Lihatlah keluar kosmu puan!
Rintiknya masih belum berkesudahan
Cintaku baru saja ku utarakan.
Berat, gemetar seluruh tubuhku
Terseok-seok aku membaca hingga pilu
Antara ragu dan candu pada dirimu
Atas siapa yang menjadi pelabuhanmu
Aku sudah berusaha sekuat jiwa dan raga
Mengolah rasa agar tak terlihat lena
Aku juga telah berjeripayah lelah
Mengolah sikap agar tak gegabah
Gundah gelisah masih menjamah
ditubuhku yang dingin tak berpeluh
Selalu teringat paras syahdu dan indah
ditiap gerak-gerikmu yang buat ku luluh
Aku masih utuh
Juga masih riuh
Kau masihkah gundah?
Karenaku yang selalu buat resah.
Semoga tidak puan
Biarpun hujan membasahi permukaan kota Yogyakarta
Jangan biarkan wajah indahmu basah berlumur air mata
Sebab, aku tak pernah ikhlas melihatmu kesedihan
Jaga terus dirimu, rawat sebaik yang kau mampu.
Aku akan jaga diriku, juga mimpi-mimpiku.
Biar do'a yang mengantarkan kebaikan serta kerinduan menggilas jarak yang menjadi pembatas antara kau dan aku. -Hanuhaalfa-
_Selasa, 14 Februari 2017_
Komentar
Posting Komentar