Musim luka, duka atau bahagia?
Kesibukan diaktifkan
Rambut ditata rapi
Semoga bukan paksaan
Bahasan seputar akademisi
Idealisme berlawanan dengan kenyataan
Perlahan mengikis nurani sendiri
Ada anak berjibaku dijalanan
Mengais rezeki demi sesuap nasi
Gedung-gedung berjejalan mahasiswa diternakkan
Sebagian kecil menguatkan hati
Sisanya terbelenggu dalam retorika peraturan
Minim sekali yang kuasai diri
Ada ibu-ibu diemperan stasiun
Terbelakak dihujani oknum mengusir proses pencarian rezeki
Ada kakek-kakek tua dengan karung dipunggungnya
Mencari-cari sisa benda yang membantu bertahan hidup hari ini
Ada anak-anak desa yang sepagi tadi semangat menguatkan harapan dimasa depan
Berjalan pasti menggunakan mantol menuju tempat untuk mengasah dan menimba diri
Dingin menusuk jiwa-jiwa resah dipedesaan.
Sebab, rintik hujan masih menguasai telinga sedari subuh tadi.
Pada mereka yang diberi dukungan untuk mewujudkan harapan,
Berbahagialah, mari berdaya bagi sesama dan diri sendiri!
Komentar
Posting Komentar