Teruntuk dikau perindu dan pecanduku
Maaf atas khilafku yang hingga detik ini
Belum berterusterang padamu,
Perihal kasih dan juga sayang
Aku masih belajar banyak dari Sang Ibu
Juga, yang lebih rumit menyoal cinta
Aku masih mendalaminya dari tanah-tanah tinggi dan ramahnya desa.

Tersebab resah serta gundahku
Sudah terbiasa kuobati dengan lelagu indie
Alunannya menenangkan dan menentramkan
Mengajakku berdamai dengan pelbagai perasaan

Atas gelisah dan kacaumu yang sudah reda
Rawat terus kala jedamu tiba
Bisa dengan menulis puisi, membaca buku ataupun segelas teh hangat berpadu dengan roti.
Itu sudah lebih dari cukup, asal kau sertai dengan nurani.

-pejalannurani-

Komentar

Postingan Populer