-
Perjalanan akan mengirimmu pada dua hal.
Pertama, akan memberikanmu kesepian yang menenangkan pikiran.
Kedua, mengobati kerinduan pada sesuatu yang kau tinggalkan dengan tanah baru yang kau pijak. -
Perihal persiapan.
Selain fisik, mental dan perlengkapan. Ada lagi yang harus kau tanamkan lebih awal, yakni kedewasaan. Itu mencakup bagaimana kau menghargai kearifan lokal, adat istiadat tanah yang kau tapaki, serta sosial masyarakat yang kau datangi. -
Pelajari terlebih dulu, tempat yang akan kau singgahi, sebelum kau benar-benar menyatu dengan tempat yang sama sekali belum pernah kau kunjungi. -
Sore nanti.
Aku bilang pada kereta
"Mari berkawan baik lagi, kirimkan ketenangan dan datangkan kerinduan padaku(lagi)"
Dan pastikan kau memiliki kawan untuk bekerja sama.
Layaknya benda mati tak akan mungkin bekerja jikalau tak ada benda mati yang lainnya atau benda hidup yang menggerakkannya.
Sebab, perjalanan bukan hanya proses menuju kedewasaan, mengukir cerita baru, dan menambah pengalaman.
Tetapi bagaimana kau ditempa dengan alam yang tak pasti, karena medan di lapangan tak akan pernah sama, pun dengan cuaca. Sepersekian detik saja ia bisa berubah dan dapat menjatuhkan jika tak segera diberi solusi.
Jadi, milikilah kawan yang siap berjalan bersama menapaki tanah-tanah bebatuan, melewati kerikil-kerikil tajam, menghantam balik badai yang menghujam dengan saling menjaga logika agar tak hilang kemana.
Selamat menunaikan ibadah perjalanan, kawan.
Bergegaslah.
Kaki yang akan selalu melangkah
Lisan yang akan selalu merapal do'a-do'a
Serta jiwa yang akan selalu membumi.
Mari berkelana 🌱 ⛺👣
Perjalanan akan mengirimmu pada dua hal.
Pertama, akan memberikanmu kesepian yang menenangkan pikiran.
Kedua, mengobati kerinduan pada sesuatu yang kau tinggalkan dengan tanah baru yang kau pijak. -
Perihal persiapan.
Selain fisik, mental dan perlengkapan. Ada lagi yang harus kau tanamkan lebih awal, yakni kedewasaan. Itu mencakup bagaimana kau menghargai kearifan lokal, adat istiadat tanah yang kau tapaki, serta sosial masyarakat yang kau datangi. -
Pelajari terlebih dulu, tempat yang akan kau singgahi, sebelum kau benar-benar menyatu dengan tempat yang sama sekali belum pernah kau kunjungi. -
Sore nanti.
Aku bilang pada kereta
"Mari berkawan baik lagi, kirimkan ketenangan dan datangkan kerinduan padaku(lagi)"
Dan pastikan kau memiliki kawan untuk bekerja sama.
Layaknya benda mati tak akan mungkin bekerja jikalau tak ada benda mati yang lainnya atau benda hidup yang menggerakkannya.
Sebab, perjalanan bukan hanya proses menuju kedewasaan, mengukir cerita baru, dan menambah pengalaman.
Tetapi bagaimana kau ditempa dengan alam yang tak pasti, karena medan di lapangan tak akan pernah sama, pun dengan cuaca. Sepersekian detik saja ia bisa berubah dan dapat menjatuhkan jika tak segera diberi solusi.
Jadi, milikilah kawan yang siap berjalan bersama menapaki tanah-tanah bebatuan, melewati kerikil-kerikil tajam, menghantam balik badai yang menghujam dengan saling menjaga logika agar tak hilang kemana.
Selamat menunaikan ibadah perjalanan, kawan.
Bergegaslah.
Kaki yang akan selalu melangkah
Lisan yang akan selalu merapal do'a-do'a
Serta jiwa yang akan selalu membumi.
Mari berkelana 🌱 ⛺👣
Komentar
Posting Komentar