Dosa-dosa ku tumpuk
Pahala demi pahala tak terasa
Semestaku hiruk pikuk
Hina fana riuh suara manusia
Detik menukik ke menit
Menuju dentuman jam ke jam
Hari tiba, fajar dipagi, senja terbenam gesit
Perlahan malam tersibak hitamnya temaram
Laku ku tak seirama
Ada koyak yang menderu
Nadiku berdenyut tak senada
Ini riak kolam pada sunyinya pilu
Laiknya waktu,
Aku terhajar nafsu
Terhantam ragu, membisu
Celaka sesal telah tiba;menunggu
Ku iris permata
Jemariku menari
Terbakar indahnya
Melanglang di selembar kertas putih
Ini jurang begitu mencekam
Ini malam aku tercampakkan
Lagi, teknologi dan wifi menghabisi
Tubuhku kering, genting tak bergeming
Nurani terbias sejenak nikmat
Diri mengenali seluk belukar rongganya
Baik banyaknya, buruk sedikitnya
Oh Tuhan, ciptaan-Mu selalu menarik
Beragam, indah nan menggairahkan.
Pahala demi pahala tak terasa
Semestaku hiruk pikuk
Hina fana riuh suara manusia
Detik menukik ke menit
Menuju dentuman jam ke jam
Hari tiba, fajar dipagi, senja terbenam gesit
Perlahan malam tersibak hitamnya temaram
Laku ku tak seirama
Ada koyak yang menderu
Nadiku berdenyut tak senada
Ini riak kolam pada sunyinya pilu
Laiknya waktu,
Aku terhajar nafsu
Terhantam ragu, membisu
Celaka sesal telah tiba;menunggu
Ku iris permata
Jemariku menari
Terbakar indahnya
Melanglang di selembar kertas putih
Ini jurang begitu mencekam
Ini malam aku tercampakkan
Lagi, teknologi dan wifi menghabisi
Tubuhku kering, genting tak bergeming
Nurani terbias sejenak nikmat
Diri mengenali seluk belukar rongganya
Baik banyaknya, buruk sedikitnya
Oh Tuhan, ciptaan-Mu selalu menarik
Beragam, indah nan menggairahkan.
Komentar
Posting Komentar