INTEOPEKSI DIRI
Maaf Ibu
Ribuan kali kuhisap rokok
Hingga menghitam paru-paruku.
Maaf jua Bapak 😩
Putramu tak mengindahkan nasehatmu
Hingga batuk menggelegar di kerongkongannya.
Anakmu Bangsat
Ia tolol, goblok dan gila.
Jarang mendengar nasehat baik kalian
Mabuk masih saja dilakukan,
Baru dua hari yang lalu ia menenggak sebotol sendirian.
Obat masih bertebaran, dirongga mulutnya.
Bodoh sekali
Menyakiti diri sendiri
Seolah-olah nuansanya menyayangi
Bedebah anak kalian ini.
Asu, bajingan, jancuk dia.
Maafkan soal biaya yang membengkak karenanya.
Tumbuh kembangnya diiringi jutaan biaya.
Batinnya dalam renungan malam sunyi dan sepi kala dini hari.
Mau sampai kapan aku merepotkan?
Belasan tahun lamanya bergantung pada kalian
Menjelang dua dekade kehidupan.
Diantara lelah dan keringat yang menyetubuhi kalian, ia bersenang-senang tanpa punya perasaan.
Melumuri tubuhnya dengan racun-racun jahannam.
Hingga suatu waktu ia akan menyadari bahwa ia telah dengan sengaja mempercepat ajalnya sendiri.
Mampus kau akan mati
Sedetik setelah ini, tengah malam nanti, atau esok pagi.
Mati kau
Mati dirimu
Mati karenamu
Ribuan kali kuhisap rokok
Hingga menghitam paru-paruku.
Maaf jua Bapak 😩
Putramu tak mengindahkan nasehatmu
Hingga batuk menggelegar di kerongkongannya.
Anakmu Bangsat
Ia tolol, goblok dan gila.
Jarang mendengar nasehat baik kalian
Mabuk masih saja dilakukan,
Baru dua hari yang lalu ia menenggak sebotol sendirian.
Obat masih bertebaran, dirongga mulutnya.
Bodoh sekali
Menyakiti diri sendiri
Seolah-olah nuansanya menyayangi
Bedebah anak kalian ini.
Asu, bajingan, jancuk dia.
Maafkan soal biaya yang membengkak karenanya.
Tumbuh kembangnya diiringi jutaan biaya.
Batinnya dalam renungan malam sunyi dan sepi kala dini hari.
Mau sampai kapan aku merepotkan?
Belasan tahun lamanya bergantung pada kalian
Menjelang dua dekade kehidupan.
Diantara lelah dan keringat yang menyetubuhi kalian, ia bersenang-senang tanpa punya perasaan.
Melumuri tubuhnya dengan racun-racun jahannam.
Hingga suatu waktu ia akan menyadari bahwa ia telah dengan sengaja mempercepat ajalnya sendiri.
Mampus kau akan mati
Sedetik setelah ini, tengah malam nanti, atau esok pagi.
Mati kau
Mati dirimu
Mati karenamu
Komentar
Posting Komentar