Balada kawan lamaku

Sayangnya,
Waktu mahal harganya
Tuhan pun tak bisa membelinya

Hanya saja kehendaknya memang sarat terka
Manusia penuh lupa, dosa dan hina
Aku menawarkan sepasang mata dan telinga
Namun, disuguhi permainan semu belaka

Sudah paham daku,
Ternyata teman-temanku
Sibuk dengan isi hpnya
Meninggalkan canda tawa penuh cerita

Menanggalkan kesederhanaan
Meninggikan keramaian ego di hatinya

Komentar

Postingan Populer