Inginku, Dik


Kelak dik,
Aku ingin kita sama-sama;
Menyaksikan rambut kita memutih
Hingga tumbang satu persatu darinya
Tanganku bergerak mengusap kepalamu lirih

Seperti ranting-ranting pohon itu
Yang ditanggalkan daunnya
Dari berwindu-windu waktu menghijau
Hingga tibalah masanya berganti rupa

Aku ingin kita sama-sama;
Berdiri, mata kita saling bertatap
Setelah puluhan tahun kita rintangi dunia-Nya
Hingga peluh--pengap kita bertahan dibawah atap

Seperti lintasan waktu yang mengutuk hidup kita
Biar kita sama-sama;
Kelak,
Kekal dan bahagia
Dipembaringan-Nya

Seperti daun-daun yang berjatuhan
Hingga tak sadarkan diri diterbangkan angin entah kemana

Kita akan sama-sama;
Bersua diteka-teki surga-Nya

Gunungkidul, 2017

Komentar

Postingan Populer