Ini adalah postingan yang iseng aja

 Jadi, semua ini bermula ketika saya merasa cukup letih dengan beberapa kesibukan prioritas lalu mencoba peruntungan dengan bercengkerama dengan Bapak, kemudian setelahnya saya juga masih merasakan letih, namun kini bersama dengan segelas teh daun benalu yg sudah dikeringkan, saya kembali membuka layar laptop saya, dan berusaha menonton sesuatu yang berbeda dari biasa yang syaa tonton dan dengarkan, entah datang dari mana, saya yakin ini sudah skenario dari Allah, Sang Maha terbaik dari segala yang terbaik. 

Beranda YouTube saya menampilkan dua konten dengan thumbnail perempuan Timur Tengah, yang satu merupakan seorang penyanyi yang mengcover lagu berjudul Bi Saraha, satunya lagi perempuan yang sepertinya hanya akan berbicara saja tentang suatu hal.

Saya memilih menonton perempuan yang hanya berbicara saja. Fyi, saya belum pernah menontonnya, berbeda dgn penyanyi yang mengcover Bi Saraha itu, saya memang sudah beberapa kali menonton langsung dia melantunkan nada-nada islami. 

Baiklah, akhirnya saya menonton videonya, mendengarkan dengan seksama, lalu mengaktifkan subtitle otomatis, karena perempuan itu berbicara dengan bahasa Inggris, maka otomatis subtitlenya Inggris, saya berusaha mencerna kalimat demi kalimat yang terucap dari lisannya, dari gestur dan mimik wajahnya nampak dia cukup lelah dengan dunia dan romantisme yang terkadang menjauhkannya dari koneksi terhadap Allah, sembari dia tidak memungkiri kemanusiawian manusia secara sadar memiliki ketertarikan dengan lawan jenis, lalu timbul rasa suka bahkan berharap-harap cemas ada timbal balik ataupun feed back yg diberikan.

Alih-alih tenggelam dalam romantisme semu, sang perempuan justru menyelami perasaan itu sebagai perasaan mendasar sebagai seorang manusia, terlebih masa muda, kemudian menghubungkannya dengan semua yang sudah Allah tetapkan dan inginkan untuk hamba-Nya.

Saya merasa sedikit terpicu sekaligus sedikit merasa senang dan ya cukup adem memang melihat wajah perempuan timur tengah dengan hijab yang menutupi auratnya dan perkataan lembut yang diucapkan berulang-ulang itu juga cukup membuat saya semakin sadar, bahwa video ini hadir di beranda saya karena suatu maksud, entah itu isinya baik, atau perempuannya ini suatu ketika akan memiliki hubungan dengan saya, oh tidak, terlalu jauh cara berfikirmu (oh tidak, itu wajar, bisa jadi saja suatu waktu bertemu entah karena disengaja ataupun tidak sengaja), wallahu 'alam bishawwab. 

Baiklah, videonya selesai saya tonton, dan saya bersyukur bisa menontonnya hingga detik terakhir durasi video itu. Sebuah penjelasan dan kejujuran yang sangat bermanfaat didengarkan. 

Inilah tangkapan layar saya dipenghujung videonya. Ya, namanya Farah. Akun yang seingat saya memang baru pertama kali muncul di beranda saya.




Komentar

Postingan Populer